10 Agustus 2020
Headline News

Ketua DPRD menghadiri pemberian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)

Ketua DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) H. Abdul Rasyid, S.Ag menghadiri pemberian opini Wajar Tanpa Pengecualian kepada Pemerintah Kota (Pemkot) yang bertempat di Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Banten, Selasa, (24/06/2020). Pemerintah Kota Tangerang Selatan meraih Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan daerah Tahun Anggaran 2019. Ini adalah predikat ke-delapan kalinya yang diterima langsung oleh Walikota Tangerang Selatan.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kota Tangerang Selatan mengatakan kerja sama ini perlu terus kita tingkatkan agar kinerja setiap tahun menjadi lebih baik dan apresiasi pula untuk kinerja Pemerintah Kota Tangerang Selatan sehingga tahun ini kembali menerima Opini Wajar Tanpa Pengecualian, tentunya ini merupakan kerja keras dari seluruh Aparatur Pemerintah bersama DPRD Kota Tangerang Selatan kita memiliki komitmen yang kuat bagaimana kedepan Kota Tangerang Selatan bisa lebih baik lagi, dengan predikat ini menjelaskan bahwa laporan keuangan berdasarkan bukti-bukti audit yang di kumpulakn Pemerintah dianggap telah menyelenggarakan prinsip akuntansi berlaku hukum dengan sebaik-baiknya dan kalaupun ada kesalahan maka kesalahan tersebut tidak dianggap signifikan terhadap pengambilan keputusan. “Tambahnya”.

Tentunya DPRD Kota Tangerang Selatan melihat bahwa kinerja Pemerintah Daerah selama ini kami pandang sudah cukup baik, opini yang diberikan BPK kepada Pemerintah Kota bertujuan tentunya untuk meningkatkan kualitas kinerja agar semakin efektif dan efisien sesuai dengan visi dan misi dari masing-masing Kabupaten / Kota yang ada di Provinsi Banten khususnya Kota Tangerang Selatan. Sebagai tindak lanjutnya kami akan mempelajari dan mencermati secara seksama dan penuh rasa tanggung jawab mengenai LHP Laporan Keuangan Pemerintah Daerah, kami berharap hasil pencermatan ini akan membawa manfaat untuk perbaikan kinerja Pemerintah Kota Tangsel untuk tahun-tahun berikutnya. ”Tutupnya”.